11 Noun (Kata Benda)

11 Noun (Kata Benda) : Countable, Uncountable, Singular, Plural, Abstract, Concrete, Common, Proper, Collective, Material, Compound.


Noun merupakan salah satu dari 8 Parts of Speech. Noun adalah kata atau kelompok kata atau kelas kata yang menyatakan suatu nama, baik nama orang, binatang, tempat, sifat, aktifitas, gagasan, benda atau sesuatu yang dibendakan baik kongkrit maupun abstrak. Secara ringkas, orang indonesia lebih sering menyamakan pengertiannya dengan kata benda. Jika dalam tata bahasa arab, padanannya adalah kalimat isim.

01. Countable Noun

Countable noun adalah kata benda yang dapat dihitung, atau dapat dinyatakan dalam bentuk satuan. Contoh kata dan penggunaannya dalam kalimat :
  • I have a book (saya memiliki satu buku)
  • I have an egg (saya memiliki satu butir telur)
  • I have two helicopters (saya memiliki dua helicopter)
  • I have three girlfriends (saya memiliki tiga kekasih)
  • I have four wives (saya memiliki empat istri)
  • I have five houses (saya memiliki lima rumah)
  • I have seven brothers (saya memiliki tujuh saudara laki-laki)
  • I have one hundred marbles (saya memiliki seratus kelereng)
  • I have two eyes (saya memiliki 2 mata)
Cara menyatakan dalam bentuk satuannya akan dijelaskan pada pembahasan Singular Noun dan Plural Noun.

02. Uncountable Noun

Uncountable noun adalah kata benda yang tidak dapat dihitung atau tidak dapat dinyatakan dalam bentuk satuan. Contoh kata yang termasuk uncountable noun : water (air), ink (tinta), fire (api), air (udara), soil (tanah) dan lain sebagainya. Contoh kalimat :
  • Alhamdulillah in my village the amount of water has never decreased (Alhamdulillah di kampung saya jumlah air tidak pernah kurang) Karena tidak dapat dinyatakan dalam bentuk satuan, maka sekalipun banyak, penulisan katanya tetap singular tidak berubah ke bentuk plural.

03. Singular Noun

Singular noun adalah noun (kata benda) bentuk tunggal.
Kata-kata yang termasuk Uncountable noun, seperti : water (air), ink (tinta), fire (api), air (udara), soil (tanah) selamanya ditulis dan dinyatakan dalam bentuk singular.
Sedangkan kata-kata yang termasuk Countable Noun, seperti : Contoh : student (siswa), bus (bis), buffalo (kerbau), wife (istri), city (kota), child (anak) bisa berubah ke bentuk plural

04. Plural Noun

Plural noun adalah noun (kata benda) bentuk jamak. Contoh : students (siswa-siswa), buses (bis-bis), buffaloes (kerbau-kerbau), wives (istri-istri), cities (kota-kota), children (anak-anak).
Adapun ketentuan perubahan noun (kata benda) dari bentuk singular (tunggal) ke bentuk plural (jamak) adalah sebagai berikut :
  • Umumnya perubahan noun dari bentuk singular (tunggal) ke bentuk plural (jamak) ditambah dengan akhiran “s” pada bentuk pluralnya (jamaknya). Contoh perubahan : a student menjadi students, a bed menjadi beds, a pen menjadi pens, a book menjadi books, a cat menjadi cats, a boy menjadi boys.
  • Pada noun yang berakhiran bunyi desis (s, ss, sh ch dan x) perubahan dari bentuk singular (tunggal) ke bentuk plural ditambah akhiran “es”. Contoh perubahan : a bus menjadi buses, a glass menjadi glasses, a dish menjadi dishes, a watch menjadi watches, a box menjadi boxes.
  • Pada sebagian noun yang berakhiran o perubahan dari bentuk singular ke bentuk plural ditambah “es”. Pada sebagian lagi hanya ditambah “s”. Contoh perubahan : a volcano menjadi volcanoes, a buffalo menjadi buffaloes, a hero menjadi heroes.
  • Pada noun yang berakhiran huruf f atau fe perubahan dari bentuk singular ke benuk plural f/fe diganti dengan v lalu ditambahkan es menjadi “ves”. Contoh perubahan : a leaf menjadi leaves, a wife menjadi wives, a knife menjadi knives.
  • Pada noun yang berakhiran huruf y dan sebelumnya ada huruf konsonan, maka perubahan dari bentuk singular ke bentuk pluralnya y diganti dengan “ies”. Contoh perubahan : a city menjadi cities, a fly menjadi flies, a lady menjadi ladies, a baby menjadi babies.
  • Pada sebagian noun perubahan noun dari bentuk singular ke bentuk plural tidak ditambahkan apa-apa. Dengan kata lain, bentuk singular dan pluralnya tetap begitu atau sama saja. Contoh tidak ada perubahan : deer tetap bentuk pluralnya deer, sheep tetap bentuk pluralnya sheep. 
  • Pada noun tertentu, perubahan dari bentuk singular ke bentuk plural mengakibatkan perubahan yang tidak beraturan (irregular). Contoh perubahan yang tidak beraturan: a child menjadi children, a tooth menjadi teeth, a foot menjadi feet, a man menjadi men, a woman menjadi women

05. Abstract Noun

Abstract naun adalah kata benda yang bersifat abstrak atau tidak dapat dilihat dan tidak dapat disentuh dengan panca indra, akan tetapi dapat dijangkau dengan pikiran. Contoh : happiness (kebahagiaan) dan sadness (kesedihan). Contoh penggunaannya :
  • Happiness and sadness come and go one after another in life (kebahagiaan dan kesedihan datang dan pergi silih berganti dalam kehidupan) 

06.Concrete Noun

Concrete noun adalah kata benda yang bersifat konkrit atau dapat dilihat dan disentuh dengan panca indra. 
Concrete noun terbagi lagi menjadi beberapa jenis noun, yaitu : common noun (kata benda umum atau kata jenis), proper noun (kata benda khusus atau nama diri), collective noun (kata benda gabungan atau kata kolektif), material noun (kata benda alamiah), compound noun (kata benda majemuk).

07.Common Noun

Common noun adalah kata benda umum atau nama jenis. Kata benda yang menjelaskan suatu kelas entitas. kata benda yang mewakili jenis benda-benda, tempat dan lainnya secara umum.
Dengan kata lain kata-kata ini tidak dimiliki secara eksklusif oleh suatu benda, manusia atau hewan tertentu. 
Jenis kata benda ini tidak menggunakan huruf kapital di awal katanya, kecuali jika kata tersebut mengawali sebuah kalimat. Contoh common noun : book (buku), motorcycle (motor), car (mobil), animals (binatang), bird (burung), dan sebagainya. Contoh penggunaannya :
  • Kabayan has an english book (Kabayan memiliki sebuah buku bahasa inggris)
  • Kabayan likes to ride motorcycle (Kabayan senang mengendarai sepeda motor) 

08. Proper Noun

Proper noun adalah kata benda khusus atau nama diri. Kata benda yang mewakili suatu entitas tertentu. 
Sebaliknya dari common nouns, proper nouns dimiliki secara eksklusif oleh benda, manusia atau binatang tertentu. 
Jenis kata benda ini menggunakan huruf kapital di awal katanya. Contoh proper noun : Kabayan (nama orang), Tasikmalaya (nama kota), Indonesia (nama Negara), Garuda (nama burung lambang Negara Indonesia), BlogBelajar. (nama sebuah situs yang akan segera terkenal) dan sebagainya. Contoh penggunaannya :
  • my name is Kabayan (nama saya adalah Kabayan)
  • my city is Tasikmalaya (kotaku adalah Tasikmalaya)
  • my country is Indonesia (negaraku adalah Indonesia)
  • Garuda (nama burung lambang Negara Indonesia)
  • my favorite bird is Garuda (burung favoritku adalah Garuda) 

09.Collective noun.

Collective noun adalah kata benda gabungan yang dibentuk oleh beberapa kata benda tunggal sehingga menjadikannya satu kesatuan kata benda. 
Dengan kata lain, jenis kata benda ini digunakan untuk menyatakan suatu nama kelompok atau kumpulan. Contoh collective noun : team (tim), club (klub), committee (komite), crew (kru), dan sebagainya. Contoh penggunaannya :
  • Our time is ready to do the task today (tim kami sudah siap mengerjakan tugas hari ini)
  • I have to finish this task immediately, because the committee will today (saya harus segera menyelesaikan tugas ini, karena komite akan datang hari ini) 
  • The club will play today (klub tersebut akan bermain hari ini)
  • Representing all the crew, I thank you for all your help to the crew (mewakili segenap kru, saya ucapkan terima kasih atas segala bantuan kalian kepada kru) 

10. Material Noun

Material noun adalah kata benda yang dipergunakan untuk menyatakan benda alamiah, atau benda yang berasal dari fenomena alam dan tidak diciptakan oleh manusia. 
Umumnya ketika digunakan dalam suatu kalimat, noun jenis ini menggunakan awalan “the”. Contoh material noun : water (air), air (udara), fire (api), gold (emas), dan sebagainya. Contoh penggunaannya :
  • Alhamdulillah, in my village the water was never lacking (Alhamdulillah, di kampung saya air tidak pernah kekurangan)
  • Alhamdulillah, in my village the air is still fresh (Alhamdulillah, di kampung saya udara masih segar)
  • Don’t play fire with me! (Jangan bermain api denganku!) 

11. Compound Noun

Compound noun adalah kata benda majemuk, atau kata benda yang terbentuk dari dua kata atau lebih. 
Kombinasi ini bisa antar sesama noun (kata benda) atau lintas parts of speech, sehingga menghasilkan atau membentuk makna baru. Contoh compound noun : housewife (ibu rumah tangga), playboy (pria pemain wanita), redlight (lampu merah), dan sebaginya. Contoh penggunaannya :
  • House (rumah) + Wife (istri) menjadi Housewife (ibu rumah tangga) : Houswife’s favorite is shoping (kesukaan ibu rumah tangga adalah belanja)
  • Play (bermain) + Boy (anak) menjadi Playboy (Pria pemain wanita) : The playboy had been put into an underground prison by a policewoman last night (Playboy itu sudah dimasukan ke dalam penjara bawah tanah oleh seorang polwan tadi malam) 
  • Red (merah) + light (lampu) menjadi Redlight (lampu merah) : Redlight stops all vehicles, except the bicycle (lampu merah menghentikan semua kendaraan, kecuali sepeda 
11 Noun ini perannya dalam sebuah kalimat bisa berubah-ubah tergantung susunan kalimatnya. Perubahan peran yang paling sering adalah menjadi adjective
Comments


EmoticonEmoticon