11 Verb (Kata Kerja)

11 Verb (Kata Kerja) : Verb 1, Verb 2, Verb 3, Verb-ing, Regular, Irregular, Transitive, Intransitive, Main, Auxiliary, Linking.


Artikel Verb (Kata Kerja) ini merupakan bagian dari pembahasan parts of speech, karena Verb merupakan salah satu part dari 8 Parts of Speech

Secara bahasa Verb berarti kata kerja atau dapat diartikan sebagai kelas kata yang menunjukan suatu aksi, tindakan, peristiwa, keberadaan atau pengalaman yang dilakukan oleh subject. Baik dilakukan oleh subject terhadap object, maupun tanpa adanya object.

Verb ini umumnya menjadi predikat dalam sentence. Namun ada juga sebagian verb yang tidak menunjukan suatu tindakan, seperti Be (am, is, are, was, were dan been).

Berbeda dengan kata kerja dalam tata bahasa Indonesia, kata kerja dalam tata bahasa inggris bentuknya bisa berubah-ubah disesuaikan dengan penggunaannya.

Perubahan yang paling berpengaruh adalah perubahan yang disesuaikan dengan Tenses. Oleh karena itu pembahasannya cukup panjang.

Berdasarkan bentuknya, Verb terbagi menjadi 4 jenis, yaitu : Verb 1, Verb 2, Verb 3, Verb-Ing. 

Berdasarkan objeknya, Verb terbagi menjadi 2 jenis, yaitu : Transitive Verb dan Intransitive Verb.

Berdasarkan fungsinya dalam kalimat, Verb terbagi menjadi 3 jenis, yaitu : Main Verb, Auxiliary Verb dan Linking Verb.

Berdasarkan perubahan struktur katanya Verb terbagi menjadi 2 jenis, yaitu : Regular verb dan Irregular verb.

Jadi ada 11 jenis verb yang akan dijelaskan dalam artikel ini, yaitu :
  1. Verb 1
  2. Verb 2
  3. Verb 3
  4. Verb-ing
  5. Regular
  6. Irregular
  7. Transitive
  8. Intransitive
  9. Main
  10. Auxiliary
  11. Linking

Berdasarkan Bentuk

01. Verb 1
Verb I adalah verb infinitive (bentuk asal). Pada penggunaannya dalam bab tenses, verb ini biasa dipergunakan dalam kalimat simple present tense.
Verb terbagi menjadi 2 kategori, yaitu :
  1. To Infinitive
  2. Bare Infinitive
To infinitive adalah kategori infinitive yang biasa dipergunakan untuk membentuk suatu kalimat dengan: want to (ingin) like to (suka) have to (harus), going to (akan), ought to (seharusnya), what to (apa yang harus), easy to (mudah untuk), difficult to (sulit), time to (saatnya), happy to (bahagia), glad (senang), nothing to (tidak ada …. untuk ….)
  • Contoh Regular Verb : to open. I want to open an online store (saya ingin membuka sebuah toko online)
  • Contoh Irregular Verb : to drink. I want to drink a glass of milk (saya ingin meminum segelas susu)
Bare infinitive adalah kategori infinitive yang dapat dipergunakan untuk membentuk suatu kalimat dengan memakai kata bantu : do (apakah), can (dapat), must (harus), may (bolehkah), shall (akan), will (akan), should (seharusnya), would rather (lebih suka), had better (lebih baik), might (boleh), would (akan), dare (beranikah), need (perlukah), let (mari)
  • Contoh Regular Verb : open. I must open an online store (saya harus membuka sebuah toko online)
  • Contoh Irregular Verb : drink. I must drink a glass of milk (saya harus meminum segelas susu)
02. Verb 2
Verb jenis ini disebut juga verb bentuk past. Biasa dipergunakan dalam kalimat simple past tense.
  • Contoh Regular Verb : opened. I opened an online store yesterday (saya telah membuka online store kemarin)
  • Contoh Irregular Verb : drank. I drank a glass of milk this morning (saya telah meminum segelas susu tadi pagi)
03. Verb 3
Verb jenis ini disebut juga verb bentuk past participle. Biasa dipergunakan dalam kalimat perfect tense dan passive voice.
  • Contoh Regular Verb : opened. I have opened an online store (saya telah selesai membuka sebuah toko online)
  • Contoh Irregular Verb : drunk. I have drunk a glass of milk (saya telah selesai meminum segelas susu)
04. Verb-ing
Verb jenis ini disebut juga verb bentuk present participle. Biasa dipergunakan dalam kalimat continuous tense.
Penggunaannya biasa diawali dengan auxiliary verb (kata kerja bantu) atau be (am, is, are, was, were). Perubahan pada bentuknya hanya ditambah ing dibelakangnya.
  • Contoh Regular Verb : opening. I am opening an online store now (saya sedang membuka sebuah toko online sekarang)
  • Contoh Irregular Verb : drinking. I am drinking a glass of coffee now (saya sedang meminum segelas kopi sekarang)
Ada beberapa ketentuan dalam pembentukan verb jenis ini, yaitu :
  • Verb I (kata kerja bentuk kesatu) yang berakhiran huruf konsonan, dan terdiri atas satu suku kata dan didahului oleh huruf vokal (a, I, u, e, o) maka huruf konsonan tersebut harus digandakan. Contoh : set menjadi setting, get menjadi getting, cut menjadi cutting, sit menjadi sitting, run menjadi running, dan lain sebagainya. Tapi jika huruf konsonan akhirnya huruf y, maka y tidak digandakan. Contoh : study menjadi studying, buy menjadi buying, pay menjadi paying, lay menjadi laying. Aturan ini juga tidak berlaku untuk beberapa kata, seperti : eat menjadi eating.
  • Verb I (kata kerja bentuk kesatu) yang terdiri dari dua suku kata dan berakhiran huruf konsonan serta tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata kedua, dan sebelumnya didahului oleh satu huruf vokal, maka huruf konsonan tersebut harus digandakan. Contoh : submit menjadi submitting, admit menjadi admitting.
  • Verb I (kata kerja bentuk kesatu) yang berakhiran huruf e, dan dalam pengucapannya tidak terdengar, atau bahkan tidak mendapat tekanan sama sekali, maka huruf e tersebut harus dihilangkan. Contoh : have menjadi having, give menjadi giving, live menjadi living, write menjadi writing, dan sebagainya.

Berdasarkan Objek

01. Transitive Verb
Transitive Verb adalah kata kerja yang membutuhkan pelengkap atau object). Contoh kata : Wash (mencuci), drink (meminum), buy (membeli), write (menulis), open (membuka). 
  • I will buy a book from the bukalapak online store tomorrow (saya akan membeli sebuah buku dari toko online bukalapak besok)
  • I am writing an english grammar article now (saya sedang menulis sebuah artikel tata bahasa inggris sekarang)
  • I drink a glass of coffee every night (saya meminum segelas kopi tiap malam)
  • open the door! (buka pintu!)

02.Intransitive Verb
Intransitive Verb adalah kata kerja yang tidak membutuhkan pelengkap atau object. Tapi walaupun tidak membutuhkan pelengkap object, Intransitif verb bisa ditambah adjective, adverb dan prepositional phrase. Contoh kata : go (pergi), sleep (tidur), dance (menari), sing (bernyanyi), run (berlari).
  • Sarimin goes to the market (Sarimin pergi ke pasar)
  • Sakadang peucang is running now (Sakadang peucang sedang berlari sekarang)
  • Doel Sumbang will sing later (Doel Sumbang akan bernyanyi nanti)
  • Cinderella wants to dance (Cinderella ingin menari)
  • Kabayan can’t sleep last night (Kabayan tidak bisa tidur malam tadi)

Berdasarkan Fungsi

01. Main Verb
Main verb adalah verb yang berfungsi sebagai kata kerja utama di dalam sebuah kalimat.
Main verb dikenal juga dengan istilah full verb, bisa karena kemandiriannya sebagai verb, bisa karena powerfullnya sebagai verb, "verb banget" gitu loh.
Kata kerja yang termasuk Main Verb adalah semua kata kerja yang ada dalam kamus bahasa inggris, selain yang termasuk Auxiliary Verb dan Linking Verb. Contoh Kalimat Main Verb : 
  • I write an article every day (saya menulis artikel tiap hari)
02. Auxiliary Verb
Auxiliary verb adalah verb yang berfungsi untuk membantu main verb (kata kerja utama). Makanya Auxiliary Verb ini dikenal juga dengan istilah Helping Verb (kata kerja bantu).
Apa yang bisa dikontribusikan oleh auxiliary verb kepada main verb? Untuk hal ini, auxiliary verb terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
  1. Primary Auxiliary Verb
  2. Modal Auxiliary Verb
Fungsi Primary Auxiliary adalah hanya untuk membantu main verb menerangkan tensesnya tanpa memodifikasi makna aslinya. Kata kerja yang termasuk jenis ini adalah : be/tobe (am, are, is, was, were, being dan been), do, does, did, have, has, had. Contoh kalimat :
  • I am studying english now (saya sedang belajar bahasa inggris sekarang)
  • I am talking about english grammar now (saya sedang membicarakan tentang tata bahasa inggris sekarang). Pada contoh kalimat ini terdapat 1 auxiliary verb yaitu : to be am. Auxiliary verb pada contoh kalimat ini membantu fungsi main verb yaitu : talking.
Fungsi Modal Auxiliary adalah membantu main verb menerangkan tensesnya dengan jalan memodifikasi makna aslinya. Kata kerja yang termasuk jenis ini adalah : will, shall, may, must, might, can, could, would, should. Contoh kalimat :
  • He would have came to your party if you had invited him (dia akan sudah datang ke pestamu jika kamu sudah mengundangnya kemarin). Pada contoh kalimat ini terdapat 2 auxiliary verb yaitu : would dan have. Auxiliary verb pada contoh kalimat ini membantu fungsi main verb yaitu : came.
  • I Should have been studying here for two years by last July (saya akan sudah belajar di sini selama dua tahun menjelang bulan juli lalu). Pada kalimat ini terdapat 3 auxiliary verb, yaitu : should, have dan been. Auxiliary verb pada contoh kalimat ini membantu fungsi main verb yaitu : studying.
Ketika dalam suatu kalimat terdapat main verb dan auxiliary verb seperti contoh di atas, maka disebut complete verb.

03. Linking Verb
Linking Verb adalah verb yang fungsinya untuk menghubungkan subject secara langsung kepada informasi tentang dirinya atau deskripsinya yang disebut subject complement.
Subject complement biasanya adalah noun atau descriptive adjective. Kata kerja yang biasa dipergunakan sebagai linking verb adalah : be/tobe (am, are, is, was, were, being dan been) become (get, got, grow), feel, look, smell, sound, taste, appear dan seem. Contoh kalimat : 
  • That's okay (Itu oke) adjective
  • You are kabayan (kamu adalah kabayan)
Comments


EmoticonEmoticon