Cara Menggabung 2 Blog Jadi 1

Cara Menggabung (merger) 2 blog jadi 1 adalah merupakan cara yang sebenarnya sudah biasa dilakukan oleh banyak blogger. Termasuk saya sendiri.

Alasan saya menggabung 2 blog jadi 1 adalah :
  • Blog A yang digabungkan, nama domainnya sama dengan nama domain orang lain 😁 Sekalipun ekstensi domainnya berbeda, dan sama-sama top level domain, saya jadi agak canggung untuk mengembangkan blog tersebut. Karena saya tidak mau blog yang saya kelola kedepannya dikesankan ikut-ikutan atau berteduh dibawah nama besar blog orang lain. Sebenarnya nama domain blog saya yang digabungkan tersebut cukup bagus, dan sesuai dengan niche dan visitor yang saya targetkan. Cukup ideal dan potensial untuk dikembangkan. Kenapa nama domain saya kok bisa sama? Waktu mendaftarkan domain di salah satu webhosting, saya tidak berpikir bahwa ini akan terjadi. Untungnya biaya yang saya keluarkan untuk mendaftarkan domain tersebut waktu itu tidak besar, karena di webhosting tempat saya mendaftarkan sedang ada promo. ekstensinya xyz 😁  Jadi Blog A ini domainnya xyz
  • Blog B yang menerima penggabungan, nama domainnya tidak ada yang sama. Hanya 1 orang di dunia ini yang memiliki nama domain seperti Blog B tersebut 😁 Kebetulan niche Blog B sama dengan niche Blog A, ekstensinya juga lebih populer, yaitu top level domain .com. Umur Blog B lebih lama dari Blog A, tapi kurang terurus. Di awal pembuatannya, Blog B direncanakan untuk artikel berbahasa asing. sementara Blog B sudah biasa dipergunakan untuk artikel berbahasa indonesia. 
Setelah saya berpikir cukup lama, akhirnya saya memutuskan untuk menggabungkan keduanya. Bagaimana caranya?

Berikut Ini Cara Menggabung 2 Blog Jadi 1

Supaya setelah digabung tidak mengakibatkan broken link Blog A, maka cara ini harus dilakukan dengan sangat rapi. Ikuti cara saya ini :
  • Login ke blog A (yang akan digabungkan)
  • Login ke blog B (yang akan menerima penggabungan)
Pertahankan untuk tetap bisa akses ke dua dasboard blog tersebut.
  • Back Up/Cadangkan Semua Data Blog A. Caranya : Login ke Blog A >> Setelan >> Kelola Blog >> Cadangkan Konten >> Download. Maka selanjutnya komputer akan mendownload file back up dalam format xml (lihat di sudut kiri bawah komputer)
  • Impor Semua Data Blog A ke Blog B Melalui Setelan Blog B. Caranya : Login ke Blog B >> Setelan >> Kelola Blog >> Impor Konten >> Centang Saya Bukan Robot >> aktifkan tombol publikasi otomatis >> Cari file xml hasil back up dari blog A >> Klik Open. Konten yang diimpor selanjutnya akan digabung dengan konten yang sudah ada, dan hal ini bisa dilihat pada jumlah total postingan.
    Cara-Menggabung-2-Blog-Jadi-1

  • Cek hasil Impor data di Blog B. Periksa semua konten halaman di Blog B. Hapus halaman-halaman : about, contact, disclaimer, TOS, privacy dan sitemap yang berasal dari Blog A yang ditimpa ke Blog B. Karena anda tidak memerlukan itu di Blog B.
  • Redirect Satu Persatu Semua Link Konten Lama di Blog A ke Semua Link Konten Baru di Blog B. Caranya : Login ke Blog B >> Setelan >> Error dan Pengalihan >> Pengalihan Khusus >> Edit >> Pengalihan Baru >> Masukan link lama konten Blog A pada kolom Dari http:// (masukan selengkapnya) >> Masukan link baru konten Blog B yang dihasilkan setelah melewati proses impor data pada kolom Kepada http:// (masukan selengkapnya) >> Cheklist Permanen >> Simpan >> Simpan Perubahan. Lakukan cara ini untuk link semua konten satu persatu. Lakukan 1000 kali jika semua konten di Blog A berjumlah 1000 konten. Link yang ke 1001 adalah URL Blog A. Bagaimana cara redirect URL Blog A?
  • Redirect URL Blog A ke Blog B. Caranya : Pastekan script ini ke dalam template Blog A 
    <script async='async' src='https://www.gstatic.com/external_hosted/clipboardjs/clipboard.min.js'/>
    <script type='text/javascript'> window.location=&quot; http://www.blogbelajar.com&quot;; </script>
    tempatkan sebelum kode </head>  jangan lupa untuk mengganti tulisan merah https://www.blogbelajar.com dengan URL Blog B milik anda.
  • Hapus atau Kembalikan ke draft semua konten yang pernah dipublikasikan di Blog A, agar konten-konten hasil back up yang sudah diimpor dan terpublikasikan di Blog B tidak dianggap duplicate content. 
  • Cek hasil penggabungan. Coba kunjungi URL Blog A dari browser atau klik link artikel Blog A yang pernah dishare. Apakah setelah anda mengklik URL tersebut diredirect ke Blog B atau masih mengunjungi Blog A. Jika anda landing di Blog B berarti berhasil. Jika anda masih landing di Blog A berarti ada yang salah. Kesalahan yang dimungkinkan adalah anda salah menempatkan script di template atau bisa jadi ada script yang terlewat tidak tersalin oleh anda. Perhatikan script dan penempatannya di template blog A.
Itulah cara menggabung 2 blog menjadi 1. Mudah kan?

Artikel Paling Relevan

Comments


EmoticonEmoticon